Cara Memotret Dengan Baik Bagaikan Memasak Menu Andalan

Home / Cara Memotret Dengan Baik Bagaikan Memasak Menu Andalan

Cara Memotret Dengan Baik Bagaikan Memasak Menu Andalan

Cara memotret dengan baik dapat kita ibaratkan seorang koki hendak menyajikan menu masakan andalan terbaiknya kepada para tamu jamuan terhormat. Keduanya memiliki persamaan erat, yaitu sama – sama berhubungan dengan terlibatnya unsur kesenian sehingga kreatifitas kita teruji seluas mungkin di sini.

Semua orang bisa memasak, tapi belum tentu ‘mahir’ mengolah bahan makanan yang biasa saja menjadi sebuah mahakarya abadi sepanjang masa. Berbagai eksperimen serta jam terbang telah mengasah seorang koki dari amatiran menjadi master chef sehingga sebutir telur pun jadi mewah.

Cara Memotret Dengan Baik Bagaikan Memasak Menu Andalan1

Sama halnya ketika kita mengganti subjeknya dengan fotografi, mungkin seseorang bisa menjepret kamera, namun mahir kah mengolahnya supaya naik kelas? Lagipula jika sekedar memotret, smartphone android termurah pun sanggup melakukannya karena sudah terlengkapi oleh fitur camera lengkap berikut optik carl-zeiss.

Sebelum mulai kegiatan memasak, koki profesional pastilah akan menyiapkan sematang mungkin tahap demi tahap prosedur mengolah bahan makanannya sebaik – baiknya. Sebagai contoh, ketika penulis memiliki kesempatan berkunjung ke provinsi Gorontalo, persiapan pertama adalah menentukan spot terbaik untuk memotret.

Hampir keseluruhan kontur wilayah Gorontalo berupa dataran rendah sehingga ia laksana memendam harta karun berlimpah dalam hal penentuan titik potret. Ladang luas berisikan barisan rapi sawah hijau bergradasi dengan menguningnya padi menggelitik insting penglihatan fotografer, memancingnya untuk segera berkreasi.

Cara Memotret Dengan Baik Yaitu Melengkapi Semua Keperluan Bumbu

Memotret

Kalau ingin jago memasak, tentunya kita wajib mengenali semua macam bumbu karena ia merupakan unsur terpenting terkait memunculkan variasi rasa. Begitu pula jika anda ingin jadi seorang fotografer profesional, maka kalian harus tahu pengetahuan seputar cara memotret dengan baik.

Setelah sampai ke kota Gorontalo, penulis memilih Danau Limboto sebagai objek eksperimen untuk menerima penambahan bumbu secara tepat nantinya. Ketika garapan kita berhubungan dengan tempat berisi air berjumlah banyak seperti danau, maka itu berarti perlu menyiapkan bumbu jenis landscape.

Persiapan bumbu terbaik untuk melezatkan tangkapan gambar danau terdiri dari level iso, komposisi, diafragma, hingga kecepatan pengambilan gambar. Racikannya harus tepat sesuai takaran, sebab perbedaan ukuran sangat sensitif dalam tahap ini dan berakibat fatal jika teledor membubuhkannya.

Ketika hendak menjalani pemotretan bertema landscape, tandanya kita mesti membuat bukaan yang tidak terlalu lebar, bahkan angka F haruslah kecil. Kesempitan diafragmanya kurang lebih berada pada level sekitaran nilai F11, makin kecil maka akan semakin bagus karena hiperfocal menjadi totalitas.

Tujuan penggunaan F sempit bukannya tanpa sebab dan tujuan, melainkan gunanya adalah menghasilkan detail tangkapan sejernih mungkin ketika memotretnya. Keadaan semakin mendukung apabila saat itu cuaca pada langit cerah sehingga tekstur awan melintas menghiasi kedetailannya saat hendak shooting.

Eksekusi Terbaik Sebagai Sentuhan Terakhir Dalam Sebuah Foto

Eksekusi Terbaik

Melanjutkan perbincangan mengenai cara memotret dengan baik, speed merupakan bumbu faktor yang cukup penting untuk kita menyesuaikannya setepat mungkin. Paling tepat yaitu menggunakan mode AV, supaya exposure terkompensasi senada keadaan masuknya penyediaan cahaya tidak terlalu redup maupun silau.

Membicarakan iso, gunakan varian iso terendah dalam kamera SLR anda supaya hasil foto tangkapan landscape kita minim noise. Sebuah pengecualian apabila produksi awan hari itu terlalu banyak sehingga langit menjadi tertutupi memenuhi sebagian besar komposisi pada pengambilan foto.

Ada lagi namanya WB, tidak perlu terlalu kita pusingkan karena cukup menyetelnya pada settingan automatic, lalu pindahkan metodenya ke RAW. Lansdcape terbaik biasanya terdapat momen matahari terbenam karena kemilau cahaya senja begitu cantik campuran warnanya memberikan kesan hangat terpancar keluar.

Sentuhan Terakhir Dalam Sebuah Foto

Ketika kalian telah menyetujui saran setelan versi saya, maka jangan lupa untuk mengatur penangkapan suhu ke Kelvin WB style pada angka 6300. Tujuan dari semua pengaturan rumit memiliki alasan tersendiri yaitu supaya nada kehangatan dapat tertangkap sempurna tanpa terganggu oleh noda kecacatan.

Penulis gemar sekali memanfaatkan teknik pada kamera brand Canon, sebab satu dari sekian banyak parameter miliknya menyediakan fitur Picture Style. Sangatlah mudah menyetel DSLR lansiran Canon, hanya mengadakan secuil koreksi terhadap saturasi serta ketajaman 1 tingkat, sisanya biarkan mode default.

, , , , , , , , , , , , , , ,

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *